Translate

Selasa, 19 Maret 2013

klasifikasi jaringan komputer


Klasifikasi


Contoh model jaringan Klien-Server
Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :
  1. Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN),Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network(WAN).[7][8] Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer.[7][3] LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.[3] Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer.[8][7] Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic).[8] Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua.[8] Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.[8] Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.[8]
  2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer).[8] Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client).[8] Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya.[8] Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-serverprint-serverdatabase server dan sebagainya.[8] Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya.[8]Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya.[8] Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.[8]
  3. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas[3]:
    1. Topologi bus
    2. Topologi bintang
    3. Topologi cincin
    4. Topologi mesh
    5. Topologi pohon
    6. Topologi linier
  4. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    1. Jaringan terpusat
      Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.[9]
    2. Jaringan terdistribusi
      Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.[9]
  5. Berdasarkan media transmisi data
    1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

    1. Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan.[9] Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.[9]
    2. Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
      Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik.[9] Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Sabtu, 16 Maret 2013

kisah anak durhaka

Cerita Rakyat: Anak yang Durhaka pada Ibunya

Tuesday, 25 December 2012, 7:20 | Cerita Rakyat | 0 Comment | 4289 Views
by admin
Pada zaman dahulu, di sebuah tempat di Kalimantan, ada suatu keluarga miskin. Keluarga itu memiliki anak gadis yang cantik jelita bernama Darmi. Dia anak tunggal sehingga dia biasa berlaku manja. Wajah gadis itu memang sangatlah cantik, namun sangat di sayangkan, sifatnya tak secantik parasnya, dia sangat sombong. Karena sakit, ayah Darmi meninggal dunia.
                Sejak itulah kehidupan Darmi berubah drastis. Biasanya gadis itu selalu mendapatkan apa yang diinginkannya karena orang tuanya selalu memberinya uang. Kini semuanya telah berbalik. Mereka jatuh miskin dan ayah Darmi tidak mewariskan apapun kepada mereka.
                Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari, ibu Darmi harus bekerja banting tulang siang, dan malam. Dia bekerja sebagai buruh atau mengerjakan ladang orang lain. Kadang-kadang orang hanya memberikan pekerjaan yang ringan kepadanya dengan upah yang rendah. Sebaliknya, Darmi tumbuh menjadi gadis yang sangat pemalas. Dia tidak mau membantu ibunya bekerja. Pekerjaannya di rumah hanya bersolek (berhias diri) sesekali ia akan keluar keliling kampung bersama teman-temannya untuk memamerkan kecantikannya.
                Suatu hari, Darmi melihat persediaan kosmetiknya telah habis. Dia meminta uang kepada ibunya yang baru pulang bekerja.
                “Ibu tidak punya uang, Nak,” jawab ibunya.
                “Ibu jangan berbohang. Ibu selalu bekerja tak putus-putusnya, mustahil bila tidak menyimpan uang,” kata Darmi marah.
                “Uang itu untuk membeli beras, Nak. Nanti kita tidak bisa makan,” jelas ibunya. Darmi bangkit lalu merebut uang dari ibunya. Ibunya sangat terkejut.
                “Ibu bisa mencari uang lagi sebagai gantinya!” seru Darmi. Demikianlah kehidupan keluarga itu sehari-hari. Ibu Darmi yang sebenarnya sangat menyayangi anaknya, kadang tak kuasa menahan kesedihan.
                Di hari lain, Darmi meminta ibunya agar membelikan sesuatu untuknya di kota. Ibunya tidak terlalu memahami barang apa yang dimaksud anaknya. Akhirnya mereka berdua berangkat ke kota mencari barang yang dimaksud Darmi. Darme berdandan secantik mungkin. Dia mengenakan pakaian terbaiknya, sedangkan ibunya hanyalah seorang perempuan tua yang compang-camping dengan pakaian penuh tambalan. Dalam perjalanan, Darmi merasa sangat malu berjalan berdampingan bersama ibunya, sehingga dia sengaja berjalan mendahului ibunya.
                Di jalan seseorang menyapanya, “Darmi hendak ke manakah dirimu?”
                “Aku hendak membeli sesuatu di kota,” jawabnya.
                “Siapakah perempuan yang menemanimu itu?” Tanya orang itu lagi.
                Darmi bimbang sesaat. Betapa malunya jika ia mengakui perempuan gembel dan kotor itu sebagai ibunya. “Dia pelayanku,” jawabnya angkuh.
                Hati ibu Darmi sangat terluka mendengar jawaban anaknya itu. Di sepanjang perjalanannya itu ia terus berurai air mata.
                Di kota, orang kembali menyapa anaknya, “Darmi, siapakah orang yang dibelakangmu itu?” Tanya orang tersebut.
                Darmi melirik ibunya yang bermata basah. Namun, dia tetap malu mengakui perempuan itu sebagai ibunya. “Aku bersama pelayanku!” serunya angkuh.
                Ibu Darmi semakin tak kuasa menahan kepedihannya. Dia menangis tersedu-sedu. Melihat perempuan itu menangis, seseorang menegur Darmi, “Hei, lihatlah perempuan yang berada di belakangmu itu. Mengapa dia menangis?” Tanya orang itu.
                Sekali lagi Darmi melirik ibunya. Kali ini perempuan tua itu benar-benar membuatnya malu. “Aku tidak tahu. Dia bukan siapa-siapa.” Sekali lagi dia menunjukkan keangkuhannya.
                Ibu Darmi merasakan tubuhnya lemas tak berdaya. Dia sangat terluka karena disakita oleh putrinya sendiri. Dia duduk tersungkur di pinggir jalan sambil berdoa kepada yang kuasa untuk menghukum anaknya.
                Tiba-tiba langit yang cerah berubah menjadi hitam. Awan mendung bergulung-gulung ditiup angin yang sangat kencang. Ibu Darme terus berdoa, sedangkan Darme berteriak ketakutan.
                Darmi merasakan ujung kakinya kaku dan mengeras seperti batu, perlahan-lahan menjalar ke seluruh tubuhnya. Darmi menjerit-jerit ketakutan. Dia memohon kepada ibunya agar mengampuninya. Namun, nasi telah menjadi bubur. Sang Ibu hanya bisa menangis menyaksikan anak gadis semata wayangnya perlahan-lahan berubah menjadi batu.
                Setelah kejadian itu, langit seketika cerah kembali. Orang-orang beramai-ramai menepikan batu itu ke tebing. Batu itu terus meneteskan air mata dan tak pernah kering. Hal itu adalah pertanda bahwa Darmi menyesali semua perbuatannya. Menurut kamu apakah sikap Darmi baik untuk dicontoh? Jawabannya ada di lubuk hatimu yang paling dalam.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Senin, 11 Maret 2013

Pengenalan Internet

Pengenalan Internet

Sejarah Singkat Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Pengenalan Internet

Pengenalan Internet

Sejarah Singkat Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.